Dikunjungi Rombongan Tour de Java, Warga Jepara: Kami Rindu Pak SBY

Komisi III tak Permasalahkan Deponir Kasus Samad dan BW
March 4, 2016
PD Minta Pemerintah Fasilitasi Pengrajin untuk Promosikan Batik Tulis
March 22, 2016

Dikunjungi Rombongan Tour de Java, Warga Jepara: Kami Rindu Pak SBY

Jepara detikcom7d3c3c99-08c0-4861-b418-ea2729a8e51c – Dalam perjalanan menuju Kudus dari Semarang, rombongan Tour de Java singgah di sentra patung dan ukiran di Jepara. Warga yang sudah mendapat informasi menyambut rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono.

Kehadiran rombongan Tour De Java di pusat kerajinan kayu di Desa Mulyoharjo, Jepara, Selasa (15/3/2016) mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Berbagai spanduk dibentangkan. Salah satunya bertuliskan ‘SBY Idolaku’.

Seratusan warga lalu berebut untuk bersalaman dengan SBY yang didampingi oleh sang istri, Ani Yudhoyono. Selain itu, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu PD Edhie Baskoro (Ibas) yang juga merupakan anak SBY dan Ibu Ani, mendapat banyak permintaan foto bersama dari warga.

“Apa kabar ibu dan bapak?” sapa SBY.

Kemudian SBY dan Ibu Ani melihat-lihat barang ukiran dan mebel dari kayu di sejumlah toko yang ada di sentra patung dan ukiran tersebut. Presiden RI ke-6 tersebut juga berdialog dengan para pengrajin. SBY menanyakan bagaimana kondisi perekonomian kerajinan ukiran dan patung di Jepara.

Pemilik toko ukiran Rimba Sari, Marfuah, mengaku saat ini omset penjualan menurun. Terutama ketika harga dolar naik. Barang-barang pengrajin di Jepara ini memang banyak yang diekspor ke luar negeri, khususnya di India, Taiwan, dan negara Timur Tengah.

“Menurun sejak nilai dolar naik. Sebesar 20 persen dari pendapatan biasanya. Jadi sekarang pemasukan pas-pasan saja. Omset diputar untuk bayar karyawan. Kalau modal awal saya pinjam bank,” ujar Marfuah.

Dialog juga dilakukan oleh Ibas kepada para pengrajin, khususnya mengenai proses pengerjaan atau produksi pembuatan mebel dan ukiran. Ketua Fraksi PD DPR itu lalu membeli patung dari kayu. Demikian pula sang ayah.

Warga yang antusias mengikuti SBY dan Ibu Ani yang masuk ke dalam toko ukiran. Salah seorang ibu bernama Sulistyowati mengaku SBY adalah idolanya. Bahkan ia memasang foto SBY sebagai wallpaper di layar tab-nya.

Foto: Elza Astari/detikcom

“Saya suka sekali dengan pak SBY. Ini lihat fotonya selalu saya pasang di HP (handphone/ponsel). Kangen Beliau jadi presiden. Soalnya kalau Pak SBY Presiden, dulu saya senang dapat gas dan kompor gratis. Harga BBM turun berkali-kali. Kalau sekarang kurang ya,” aku wanita berumur 57 tahun itu.

Soal kerinduan akan SBY juga terpasang di sebuah spanduk yang dibentangkan warga ketika menyambut romongan Tour de Java. Spanduk tersebut bertuliskan ‘Masyarakat Jepara Rindu SBY’.
oal kehadiran rombongan di Jepara, menurut Ketua Pelaksana Tour De Java, Didik Mukrianto, adalah untuk mengecek progres industri yang khas dengan ukiran kayunya. PD ingin menyerap aspirasi rakyat di bidang ekonomi khususnya saat ini sudah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN.

“Aspirasi para pelaku kerajinan mebel dan patung kayu hampir sama, semakin lesunya pembeli hasil karya mereka. Tentu ini tidak terlepas dari kondisi ekonomi nasional yang mengalami tekanan. Ini berat karena produk-produk patung mereka banyak yang dikirim ke luar negeri,” jelas Didik.

Para pelaku usaha di Jepara itu juga mengeluhkan kurangnya sentuhan dan pembinaan dari pemerintah. Didik pun meminta pemerintah memberi perhatian lebih melalui program maupun kebijakannya karena kerajinan juga menjadi pilar penting perekonomian negara.

“Seperti pelatihan, bantuan permodalan dan pemasaran. Pemerintah juga harus menstimulasi kerajinan-kerajinan tersebut untuk bisa tumbuh dan berkembang menjadi lebih besar dan mampu bersaing dalam menghadapi MEA,” tutur anggota Komisi III DPR itu.

Partai berlambang Mercy itu menyatakan komitmennya kepada seni dan budaya, termasuk melalui ukiran dan patung kayu. Wasekjen PD bidang kebudayaan, Putu Supadma Rudana, menyebut hasil kerajinan ukiran kayu di Jepara memiliki kekhasan tersendiri. Bahkan ia membeli sebuah karya patung Harimau yang dikagumi oleh Ibas dan fungsionaris PD lainnya.

“Komposisi gerakannya bagus sekali, ini melambangkan keperkasaan. Namun perkasa di sini dikalahkan oleh kebaikan dan ketulusan. Karena di bagian salah satu sisi kayu agak abstrak. Maknanya di situ. Ini karya terbaik di Jepara,” terang Putu.

Malam ini SBY bersama rombongan Tour de Java lainnya menginap di Kudus dan esok pagi akan memberi arahan kepada DPC setempat. Selanjutnya safari akan dilanjutkan menuju Tuban.

X