SBY Gagas Penataran Pimpinan Kader Partai Demokrat

Tour De Java SBY Serap Aspirasi Masyarakat
March 28, 2016
Operasi Tangkap Tangan KPK, Elite Demokrat Prihatin Korupsi Masih Marak
April 6, 2016

SBY Gagas Penataran Pimpinan Kader Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pemaparan dalam Penataran Pimpinan dan Kader Partai Demokrat di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3). [ANTARA/Arif Firmansyah]

Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pemaparan dalam Penataran Pimpinan dan Kader Partai Demokrat di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3). [ANTARA/Arif Firmansyah]

[BOGOR] suara pembaruaKetua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menggagas kegiatan penataran bagi pimpinan dan kader utama, dalam rangka menyiapkan calon pimpinan yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang baik.

“Melalui penataran ini, diharapkan pimpinan dan kader utama partai siap dan mampu mengemban amanah dalam ikut mengelola negara dan menjalankan perintah baik di tingkat nasional maupun daerah,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demorkat, Hinca IP Panjaitan dalam acara Penataran Pimpinan dan Kader Utama Partai Demokrat di Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3).

Menurut Hinca, penataran tersebut menunjukkan Partai Demokrat sebagai salah satu pilar demkrasi di Indonesia yang bersungguh-sungguh mempersiapkan kader terbaiknya untuk menjadi pemimpin masa depan di berbagai tingkat dalam rangka berpartisipasi memberikan sumbangsih dalam pembangunan.

“Peserta diharapkan memahami dan memiliki rasa tanggung jawab dalam implementasi pembangunan sistem nasional, memahami tugas, fungsi dan kebijakan pemerintah dalam bidang perekonomian, politik, hukum, keamanan serta pembangunan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Ia mengatakan, dari 243 pimpinan dan kader utama partai yang diundang hadir semua, ditambah panitia yang terlibat total peserta Penataran Pemimpin dan Kader Utama Partai Demokrat yang hadir mencapai 287 orang.

“Penataran ini berlangsung selama enam hari mulai dari 28 Maret hingga 2 April mendatang. Hari pertama ini, diisi secara penuh oleh Pak SBY yang memberikan gambaran secara umum, latar belakang, dan filosofi penataran ini,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Penataran Pimpinan dan Kader Utama Partai Demokrat, Dudi Gambiro mengatakan, pada hari pertama, selain mendengarkan pemaparan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, peserta juga diberikan kuis yang berjumlah 10 pertanyaan.

“Ada 10 pertanyaan yang diberikan Pak SBY, pertanyaan mudah tetapi ada jembakannya, rata-rata hasilnya masih 58 persen yang bisa menjawab. Dalam penataran ini para kader diberi kejutan yang khusus dirancang oleh pimpinan partai,” katanya.

Ia mengatakan, SBY juga memilih secara khusus narasumber yang akan mengisi acara, dari 21 narasumber yang dijadwalkan ada sekitar 13 narasumber yang hadir, yang seluruhnya adalah mantan menteri dan pejabat pemerintahan.

“Selasa besok materi yang dibahas adalah persoalan ekonomi, yang disampaikan oleh M Hatta beserta tim. Rabu, materi yang dibahas tentang Polhukam, dipimpin oleh Djoko Suyanto, Kamis ada dua sesi, sesi pagi tentang kesejahteraan sosial disampaikan oleh Prof M Nuh dan tim, serta sesi perekonomian global dan iklim investasi di Indonesia oleh Chairul Tanjung,” katanya.

Hari Jumat, lanjutnya, peserta penataran akan diberikan pemaparan tentang kesejahteraan rakyat dan lembaga kepresidenan yang akan disampaikan oleh Yudi Silalahi dan tim. Dan diakhir acara, Sabtu akan diisi penuh oleh SBY.

“Hari Sabtu ada pembahasan tentang bagaimana memenangkan pemilu, dalam hal ini pilkada, pilgub, pileg dan pilpres, bagaimana strateginya, dan ada kuis lagi yang disampaikan oleh Pak SBY sebanyak 100 pertanyaan,” katanya.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto menambahkan, penataran yang digagas oleh SBY menjadi acara yang sangat penting bagi kader partai, sebagai bagian dari institut demokrat yang ingin menyiapkan pemimpin masa depan baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Narasumber yang dipilih punya dinamika beragam serta jejak langkah yang cukup kapabel dan akan menjadi bagian penting bagi kader, selain ilmu, teori dan lainya, tentunya sudah teraplikasi di lapangan selama menjabat, ini menjadi capaian untuk penguatan kader calon pemimpin masa depan,” katanya. [Ant/L-8]

X