Hebat, Puluhan Mahasiswa Ronggolawe di Tuban Deklarasi Anti Narkoba

DM : Agus Harimurti Paling Ideal Menjadi Gubernur DKI Jakarta
February 10, 2017
DM : Pernyataan Antasari Terkait Kriminalisasi dirinya, Tidak Berdasar
February 14, 2017

Hebat, Puluhan Mahasiswa Ronggolawe di Tuban Deklarasi Anti Narkoba

Hebat, Puluhan Mahasiswa Ronggolawe di Tuban Deklarasi Anti Narkoba

foto: surya.co.id

TUBAN – Sebagai upaya mencegah maraknya pemakaian dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, puluhan mahasiswa asal Tuban yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Ronggolawe (Imaro) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar Seminar Nasional tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Acara yang mengangkat tema “Membentengi Generasi Muda Dari Penyalahgunaan Narkoba, Untuk Kemajuan Anak Bangsa” tersebut digelar di Pendopo Krido Manunggal.

Ketua Pelaksana kegiatan, Andik Susanto menyatakan, dengan diadakannya seminar tersebut, diharapkan bisa membuka wawasan, khusuSnya di kalangan pelajar agar tidak terjerumus dan merusak masa depannya sendiri.

“Apabila para generasi muda mau menjauhi narkoba, masa depannya akan lebih baik, dan apa yang di cita-citakan bisa terwujud,” ungkapnya kepada (11/2/2017).

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda, yang hadir dan membuka acara tersebut, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh para pemuda Imaro UIN Sunan Ampel Surabaya.

Kegiatan tersebut wujud kepedulian dari kalangan remaja. Huda berharap, para pemuda bisa memberikan dampak positif dalam memerangi narkoba.

“Jika para remaja sudah peduli untuk mencegah bahaya narkoba, ke depan para generasi muda juga sudah bisa membentengi diri untuk membangun bangsa,” tuturnya.

Menurutnya, untuk memerangi narkoba memang dibutuhkan kerja keras. Jika selama ini sosialisasi sudah gencar dilakukan, namun yang terpenting saat ini adalah menganalisa gerakan-gerakan pengedar narkoba yang semakin marak.

“Jika para pengedar narkoba mempunyai inovasi-inovasi dalam mengedarkan narkoba, kita juga harus pintar-pintar membuat inovasi untuk memerangi narkoba,” pungkasnya.

Bupati menambahkan, saat ini yang perlu diubah adalah pola pikir para generasi muda, bagaimana agar bisa menghilangkan rasa ingin mencoba, terutama untuk mencoba barang haram tersebut, sehingga para generasi muda tidak terjerumus danmerusak bangsa.

“Yang paling penting mengubah pola pikir para generasi muda, mengingat masa remaja itu rasa ingin tahu dan rasa ingin mencobanya tinggi, sehingga mereka tidak terjerumus dengan kenikmatan sesaat,” tutupnya.

Sumber

X