TNI Manunggal Desa 2017 di Tuban dapat alokasi dana 900 juta

Pilgub Lampung, Demokrat Usung Ridho Ficardo
April 5, 2017
DM: Ini Potret Buruk Terkait Persoalan Teror Pejabat Negara
April 11, 2017

TNI Manunggal Desa 2017 di Tuban dapat alokasi dana 900 juta

750x500-tni-manunggal-desa-2017-di-tuban-dapat-alokasi-dana-900-juta-170406f

©2017 Merdeka.com

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menganggarkan Rp 750 juta untuk TNI Manunggal Desa (TMMD) ke-98 tahun 2017 ini. Sebanyak lima kabupaten masing-masing mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 150 juta. Salah satunya Kabupaten Tuban yang berlangsung dari 5 April hingga 14 Mei 2017 ini.

“TMMD merupakan perwujudan filosofi gotong royong masyarakat Jatim, yakni membangun bersama-sama,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pak Dhe Karwo), saat menjadi inspektur dalam upacara pembukaan TMMD yang digelar di lapangan Desa Sumber Agung Kabupaten Tuban, Selasa (4/4).

Ia juga berpesan, TNI dan rakyat menjadi bagian tak terpisahkan dalam rangka membangun kesejahteraan dan mempersempit kesenjangan.

Anggaran dari Pemprov tersebut juga ditambah dari bantuan Pemkab Tuban sendiri Rp 700 juta dan dana CSR Bank Jatim Rp 150 juta. Sehingga total terkumpul Rp 900 juta untuk Operasi Bhakti TNI tersebut. Beragam kegiatan pembangunan dilakukan, khususnya dalam memenuhi infrastruktur umum.

Di antaranya pembuatan jalan sepanjang 1.380 meter selebar 0,5 meter. Lalu tembok penahan tanah 10 meter selebar 2,8 meter, gorong-gorong, box jembatan selebar 3,6 meter dan panjang 4,2 meter. Serta rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit dan MCK (mandi, cuci, kakus) umum sebanyak 2 unit.

TMMD sendiri, lanjutnya, ialah program lintas sektoral yang melibatkan dan memadukan berbagai unsur seperti TNI, lembaga pemerintah, non kementerian, pemerintah daerah serta elemen masyarakat. Lantaran itulah, Pak Dhe Karwo menilai TMMD memiliki konsep bagus. Karena mempertemukan dan mendekatkan hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat.

Ia menceritakan, TMMD merupakan program kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa atau AMD, yang dimulai sejak tahun 1980. Hingga saat ini, secara rutin TMMD dilaksanakan dua kali setiap tahunnya. Selanjutnya, menjadi tiga kali, sesuai surat edaran Mendagri 16 Januari 2017 yang berisi imbauan kepada kepala daerah seluruh Indonesia agar melaksanakan TMMD sebanyak tiga kali.

Selain di Tuban, TMMD ke-98 ini juga diadakan di empat kabupaten lainnya. Di antaranya Trenggalek, Jember, Banyuwangi dan Bangkalan.

Sumber

X
Skip to toolbar