Demokrat Tanya KY soal Wacana Ubah Nama Jadi Dewan Yudisial

Demokrat Buka Opsi Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
September 7, 2017
Status Kelembagaan Trisakti Jadi Bahasan Munas IKAUSAKTI
September 7, 2017

Demokrat Tanya KY soal Wacana Ubah Nama Jadi Dewan Yudisial

detik.com – Anggota Komisi III DPR F-Demokrat Didik Mukrianto bertanya kepada Komisi Yudisial soal wacana pergantian nama menjadi Dewan Yudisial. Wacana tersebut sempat terlontar pada awal 2017.

“Ada hal yang menggelitik. Kami sebagai mitra KY harus dengar konsep ketika bertemu Ketua MPR pada Januari 2017. Saya baca di media dan dengar kabar ada wacana untuk ubah dari KY jadi Dewan Yudisial. Kami ingin dapat konsepsi yang utuh,” ujar Didik saat rapat konsultasi dengan KY di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari memaparkan usul tersebut berdasarkan kajian dari MPR. Usul tersebut juga mengacu pada sistem yudisial di Amerika Serikat.

“Secara teoretis, ada dua model. Model yudisial di Amerika di dalam common law dan di dalam sistem continental. Kami memandang, kalau sistem hakim berdasarkan karier, jadi tidak seperti profesional di Amerika, sebenarnya lebih tepat Dewan Yudisial,” paparnya.

Komisi Yudisial, menurutnya, berada di negara-negara berbahasa Inggris dengan sistem hukum kebiasaan. Nama Dewan Yudisial, lanjut Aidul, penting karena dalam sistem ketatanegaraan, sistem hukumnya sistem hukum sipil.

Dengan berganti menjadi Dewan Yudisial, nanti lembaga ini memiliki kewenangan lebih luas, mulai rekrutmen hakim, promosi, penilaian kinerja, dan pengawasan.

“Jadi yang profesional itu, hakim direkrut oleh praktisi yang sudah matang. Model karier itu lebih pada Dewan Yudisial,” tutur Aidul.

“Ini penyesuaian pada dua model itu. Tapi ini usul kajian MPR. Jadi MA sendiri mengatakan ini memang, kalau ada perubahan, sebaiknya lewat UUD, bukan UU,” tambahnya.

Sumber

X
Skip to toolbar