Menteri Sosial minta Karang Taruna jaga keutuhan NKRI

Demokrat Menolak Perpanjangan Masa Kerja Pansus
September 16, 2017
Didik Mukrianto Berikan Sosialisasi Empat Pilar 
September 20, 2017

Menteri Sosial minta Karang Taruna jaga keutuhan NKRI

elshinta.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta organisasi pemuda Karang Taruna untuk siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karang Taruna harus siap menjaga keutuhan wilayah NKRI karena itu bangunan sosial yang harus dibangun Karang Taruna tidak sekedar baksos beri bantuan atau bersihkan sungai, tapi harus berwujud satu kesatuan sosial,” kata Mensos di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Selasa (19/9).

Mensos hadir di Tapin dalam rangka Bulan Bhakti Karang Taruna dan Peresmian Desa Sejahtera Mandiri. Dalam Kemah Karya Bhakti Wisata Karang Taruna ke-29 diikuti 3.500 anggota Karang Taruna dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Mensos pada kesempatan itu meminta komitmen Karang Taruna untuk melakukan karya terbaik dan mendedikasikan energi terbaik pada layanan-layanan kesejahteraan sosial.

“Hari ini kita membutuhkan sangat banyak energi orang muda untuk menjadi pelopor perdamaian. Apakah karang Taruna siap?” tanya Khofifah.

Khofifah juga menyatakan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan orang muda untuk merajut keberagaman, perbedaan dan merajut setinggi-tingginya martabat bangsa di mata dunia.

“Saya ingin ajak saudara sekalian kalau kita sampai hari ini masih harus banyak melakukan ikhtiar bagaimana menyatukan gerak langkah kita. Saya ingin mengajak Karang Taruna semua bertekad, bersatu dan semuanya akan menjadi bagian dari penguatan tekad kita meneguhkan NKRI harga mati,” ujar dia.

Mensos menjelaskan, bentuk nyata upaya Karang Taruna ikut menjaga keutuhan NKRI dalam kegiatan yang sederhana misalnya ikut merawat Taman Makam Pahlawan yang selama ini kurang terawat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

Mensos juga meminta Karang Taruna untuk menjadi pelopor perdamaian karena saat ini kadang-kadang perdamaian terganggu dengan hal baik yang terduga maupun tidak terduga seperti kemiskinan, ideologi radikal hingga narkoba.

Sumber

X
Skip to toolbar