Demokrat Kritisi Rencana Tito Karnavian Kelompokkan Ormas

FPD : Jangan ada pergeseran paradigma dalam membina Ormas
November 26, 2019
Demokrat Siap Bantu Luthfi Pembawa Bendera
December 2, 2019

Demokrat Kritisi Rencana Tito Karnavian Kelompokkan Ormas

Kiswondari.

JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto mengkritisi rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang ingin melakukan pengelompokan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Didik meminta Kemendagri tidak mengambil langkah-langkah yang kontraproduktif dalam membangun kehidupan berserikat dan berkumpul yang selama ini sudah relatif baik dan kondusif.

“Kemendagri mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pembinaan yang baik, serta memberikan perlakuan yang sama kepada seluruh ormas di bawah binaannya, hati-hati dengan pengelompokan yang dilakukan justru akan menimbulkan kesenjangan perlakuan atau potensi tidak fair,” kata Didik di Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Menurut anggota Komisi III DPR ini, Kemendagri sebagai bagian pemerintah harus memegang teguh dan menjalankan apa yang menjadi politik hukum dan tujuan yang dimaksud dalam Undang-Undang Ormas. Kemendagri harus ingat bahwa ormas merupakan mitra pemerintah dalam membangun bangsa.

“Jangan sampai terjadi pergeseran paradigma, sehingga ormas diposisikan sebagai potensi ancaman. Kalau itu yang terjadi, kehidupan demokrasi, berserikat dan berkumpul berpotensi mundur jauh ke belakang menuju bandul oligarki,” katanya.

Karena itu, Ketua DPP Partai Demokrat ini menegaskan pemerintah seharusnya secara proper dan proporsional dalam membina ormas. Karena pembinaan itu memang sudah menjadi tugas yang diamanatkan UU.

Dengan melakukan pengelompokan ormas ini, justru terkesan ada persoalan pembinaan di Kemendagri. Bahkan mungkin juga pola pembinaan yang dilakukan selama ini masih sangat jauh dari hasil yang maksimal.“Jangan sampai pengelompokan ormas ini justru akan menimbulkan persoalan baru dalam kehidupan keormasan,” tegasnya.

Bahkan, Didik khawatir jika dengan pengelompokan ormas ini justru bisa menumbuhsuburkan potensi intoleransi dan menjadikan dasar untuk melakukan judgement antara ormas satu terhadap yang lainnya.

“Hati-hati, lebih baik libatkan mereka secara bersama-sama untuk mengambil tanggung jawab membangun bangsa. Perlakukan mereka secara sama dan adil, jangan dikotak-kotakkan,” tandas Didik.

Sebelumnya, dalam sambutannya pada kegiatan ‘Penganugerahan Penghargaan Ormas Tahun 2019, Mendagri Tito menyebut akan membuat pengelompokan ormas. Pengelompokan ini nantinya akan membagi ormas ke beberapa kelompok yaitu ormas yang telah dapat diajak berkolaborasi, perlu dibina dan perlu diluruskan.
(cip)

CLOSE GALLERY

X
Skip to toolbar