Pilkada Tuban 2020, Partai Demokrat: Bacalon Bupati Harus Bisa Diterima Masyarakat

Anggota Komisi III Pantau Sidang Lutfi, Tersangka Demo Rusuh di DPR
December 13, 2019
FPD : Jiwasraya kejahatan yang sempurna
January 20, 2020

Pilkada Tuban 2020, Partai Demokrat: Bacalon Bupati Harus Bisa Diterima Masyarakat

Pewarta: Ahmad Istihar (MG-203) | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, TUBAN – Ketua DPP Partai Demokrat , Didik Mukrianto memastikan akan menentukan bacalon Bupati Tuban potensial yang bisa diterima masyarakat Tuban di Pilkada Tuban 2020 , Sabtu (4/1/2020).

Pernyataan ini dia ungkapkan kebijakan politik jelang pilkada yang dirasa cukup dinamis usai muncunyal varian suara masyarakat yang tidak memerlukan politik dinasti.

“Saya kita Tuban kedepan cukup dinamis, akan muncul banyak tokoh – tokoh muda yang siap maju membangun Tuban,” katanya

Didik yang sekarang duduk di komisi III DPR RI menambahkan dinamika politik daerah yang cukup menarik untuk dipilih, ditambahkan juga terpilih di atas persetujuan Senayan keterwakilan Dapil IX Jatim (Tuban – Bojonegoro). “Saya sudah membuka lapangan dan mendengarkan semua bacalon Tuban sudah menguji pemilih di lapisan masyarakat,” sambungnya.

Dalam waktu dekat, DPP partai demokrat akan menjalin komunikasi dengan DPW, DPC serta tokoh partai politik dan partai yang memiliki keterwakilan kursi di DPRD Kabupaten Tuban.

“Partai Demokrat di Tuban ada lima kursi keterwakilan di dewan. Otomatis jumlah ini menjadi modal untuk menjalin komunikasi politik dalam menentukan nama siapa yang akan disodorkan nanti. Karena jeda waktu tiga bulan lamannya, sebelum membuka tautan resmi membuka daftar calon bupati dan wakil bupati 2020 oleh KPUD Tuban Hasil penjaringan bacalon yang sudah berkembang akan diafirmasi dengan suara tes pemilih masyarakat, “paparnya

Disinggung Arah koalisi partai PD, apakah akan pindah ke lain, dia mengatakan saat ini DPC Tuban masih bergabung bersama Sekber Poros Perubahan. “DPP partai sedang menggodok mekanismenya rumusan strategi pemilihan lainnya, sampai pemenangan pilkada diundang,” sambungnya

Strategi pemilihan penenangan pilkada itu dilakukan melalui transisi dari atas , menjalin komunikasi ke lapisan masyarakat dan elit daerah, untuk terlibat langsung dari hasil tes pemilih. “Keputusan DPP akan kami intruksikan nanti ke DPW dan DPC Tuban,” katanya.

Diketahui dalam penjaringan poros perubahan, juga muncul bursa nama Bacalon dari internal partai Demokrat. “Salah satu calon potensial, ketua DPC PD kabupaten Tuban menjadi bacalon dari internal partai. Mendukung, partai PD ingin memastikan pilkada nanti, harus mengusir calon yang mampu menemukan kemenangan bersama,” katanya.

Kami menantang dan matematis mengingat partai tidak dapat berjalan sendiri. Nama bacalon yang potensial tentu juga ada kesepahaman dengan partai lain.

Dalam penjaringan bacalon bupati Tuban, Partai Demokrat bergabung dengan PPP, PAN, Nasdem dan memiliki 12 kursi suara terwakilan DPRD Tuban. Kemudian, setelah penjaringan itu, terdapat tujuh nama bursa bacalon untuk Pilkada Tuban 2020 . Yakni, Imam Solikhin (politisi partai dan tokoh muda Tuban), Setiajit, (Birokrat Pemprov Jatim), Eko Wahyudi (Pengusaha muda Tuban) Adi Widodo, (Pengusaha muda), Agus Maimun (tokoh muda millenial dan ketua Karang Taruna Jatim), Anwar (Ketua DPC PD Tuban), dan Warih Setria Setiawan (teknokrat). (*)

X
Skip to toolbar