Hari Anti Korupsi : Pemberantasan Korupsi Di Tingkat Hulu Menjadi Urgensi

Hadirnya Negara Untuk Kemurnian Demokrasi
December 3, 2015
Foto Aspirasi Dapil
December 10, 2015

Hari Anti Korupsi : Pemberantasan Korupsi Di Tingkat Hulu Menjadi Urgensi

didikmukrianto.com-Jakarta, Pada 2004, pemerintah Indonesia menetapkan setiap tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Nasional. Diharapkan dengan penetapan tersebut akan berbanding lurus dengan semakin masifnya upaya aparat dalam menegakkan hukum dan semakin menurunnya perilaku koruptif.

“Penetapan Hari Anti Korupsi Nasional oleh Bangsa Indonesia diharapkan mampu menjadi pondasi yang kuat dan utuh bagi seluruh bangsa Indonesia untuk terus waspada akan bahaya Korupsi. Demikian juga kepada aparat penegak hukum menjadi landasan dan support moral yang sangat kuat dalam memberantas korupsi di Indonesia ini” ujar Didik Mukrianto Sekretaris Fraksi Demokrat DPRRI di sela-sela peringatan Hari Anti Korupsi Nasional (9/12/2015)

Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini, walaupun mengalami peningkatan dalam berbagai upaya penindakan, namun belum membuktikan sepenuhnya kepada publik akan semakin kecilnya perilaku koruptif dan efek jera dari para koruptor.

“Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara tepat dan bijaksana. Aparat penegak hukum harus cerdas dengan mendasarkan kepada pemberantasan korupsi selama ini. Pemberantasan korupsi dengan basis penindakan di tingkat hilir, terbukti belum mampu menahan laju tindak pidana korupsi. Untuk itu upaya pencegahan di tingkat hulu menjadi mutlak dilakukan dan menjadi bagian penting yang harus dilaksanakan secara paralel dengan penindakan”, kata Ketua Umum Laskar Demokrat Penegak Hukum dan HAM ini.

Demi efektif dan efektifitasnya pemberantasan korupsi perlu dirumuskan kembali road map pemberantasan korupsi dengan mengedepankan pencegahan secara dini terhadap perilaku koruptif.

“Pencegahan dan Pemahaman secara dini akan bahaya laten korupsi wajib dilakukan oleh setiap warga bangsa dengan melakukan pendidikan akan bahaya korupsi yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar kita dan bahkan penting dan urgensinya edukasi korupsi dilakukan dalam setiap lembaga pendidikan. Selain itu pembinaan oleh aparat penegak hukum dan memberikan peringatan dini menjadi kunci sukses untuk menyelamatkan potensi lost keuangan negara”, ujar Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna ini mengakhiri pembicaraannya.

(Team DM)

 

X
Skip to toolbar