Berita

FPD : Idul Adha, Didik Mukrianto ajak perkuat solidaritas politik

DIDIKMUKRIANTO.COM – Jakarta, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dr. Didik Mukrianto menilai Idul Adha 1444 Hijriah harus dijadikan momentum penting dalam membangun solidaritas sosial dan aolidaritas politik  menjelang Pemilu 2024.

“Momen Idul Adha yang penuh toleransi, tenggang rasa, dan persaudaraan seharusnya dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk membangun solidaritas politik Indonesia yang lebih beradab dan lebih baik,” kata Didik saat dihubungi Kamis (29/06/23).

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat ini, sebagai negara demokrasi yang berketuhanan dan berbudaya, Indonesia memiliki tantangan dan peluang dalam membangun politik yang beradab jika melihat tahun 2014 dan 2019 yang tidak terbebas dari propaganda politik yang tidak mendidik, dan bahkan menghadirkan polarisasi yang cukup tajam di tingkat akar rumput. Salah satu aspek penting dalam membangun politik beradab adalah memegang teguh toleransi, tenggang rasa, dan persaudaraan.

Pasalnya, lanjut Didik, politik kebencian atau yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta eksploitasi politik identitas dapat memecah belah persatuan masyarakat sekaligus mengancam keberagaman budaya Indonesia.

“Politik kekerasan, baik fisik maupun verbal, dapat memicu konflik dan kekerasan yang dapat merusak keamanan dan stabilitas negara,” jelasnya.

Oleh karena itu, Didik mengatakan semangat Idul Adha yang sedianya menjadi momentum bersilaturahmi, bermaafan, dan menghargai perbedaan, baik itu perbedaan agama, ras, suku, maupun pandangan politik, harus dikuatkan.

Sehingga, dengan toleransi, tenggang rasa, dan persaudaraan dapat membantu mencegah konflik politik yang dapat merusak stabilitas dan kesatuan bangsa, serta membangun politik lebih beradab dan bermartabat.

“Dalam semangat Idul Adha yang penuh toleransi, tenggang rasa, dan persaudaraan, sebaiknya kita menjauhi perilaku politik yang tidak beradab tersebut dan lebih memilih untuk memperjuangkan kepentingan bersama dengan cara-cara yang jujur, transparan, menghargai perbedaan, dan juga meningkatkan solidaritas sosial dan politik,” tuturnya.

Dengan semangat Idul Adha yang penuh toleransi, tenggang rasa, dan persaudaraan tersebut, Didik pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun politik Indonesia yang lebih beradab dan menghormati perbedaan.

“Sehingga kita dapat memperkuat nilai-nilai demokrasi, menjaga keamanan dan stabilitas negara, dan menghadirkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” ujarnya.

Related Articles

Back to top button